Monday, 20 January 2014

Ilustrasi Pelita

Ilustrasi Pelita <<< ~

Menjadi orang Kristen harus menjadi terang dan garam dunia…
Sekarang saya akan membahas sedikit mengenai apa itu "Terang" ^0^

Yesus dilahirkan di tengah2 dunia yg dipenuhi orang berdosa untuk menyelamatkan mereka & menerangi hidup mereka. Itulah kenapa di perayaan Natal selalu disertai acara lilin Natal.
Selama Dia hidup di dunia Dialah terang dunia, tapi setelah Dia terangkat ke Sorga tanggung jawab itu jatuh kepada kita, murid2-Nya. Kita harus sama seperti Dia dgn menjadi terang di tengah kegelapan.

Namun ga bisa dipungkiri kita menjadi pelita tidak pada tempat yang tepat, di bawah ini adalah pembahasan pelita di tempat yang tidak tepat…

1>> Menjadi Pelita yang Menyala tapi Ditutup Gantang
Menutup diri, pura2 bukan orang Kristen sejati.
Contoh : orang Kristen itu penuh dengan Roh tapi dia tidak menunjukkannya di tengah-tengah kerumunan orang berdosa karena takut dimusuhi. Hmm..apa gunanya dunkz hehehee ^^

2 >> Menjadi Pelita Menyala di Tempat yang Terang
Menjadi orang Kristen yang menunjukkan kepada orang-orang yang sudah benar hidupnya, apa gunanya orang mereka uda bener kog mau dibenerin lagi (sudah sangat paham akan ajaran Kasih mau diajar lagi)??
Bagaimana dengan menyalakan lilin di siang hari di bawah terik matahari apa ada gunanya?
Contoh >> Menjadi terang tapi di dalam gereja di kumpulan orang-orang yang baik, bukankah Yesus sebagai terang dunia pertama datang saat moral manusia dalam keadaan paling bejat disana sini banyak orang berdosa. Kadang kita sok suci/sok rohani, tidak mau bergaul dengan orang berdosa... Wow, gimana jadi terang dan membawa jiwa untuk kerajaan Sorga?

3 >> Menjadi Pelita yang Menerangi Tempat Lain
Hal yang mustahil.. pelita ajaib ni namanya, orang letaknya di titik a tapi yang terang malah di titik a+100 km, sementara di titik a sendiri gelap…
Seseorang bisa menunjukkan kasih Kristus di tempat lain sementara di lingkungannya sendiri orang tidak merasakan kasih Kristus ada di dalam dirinya, bukankah itu aneh ?? seharusnya semua dimulai dari orang2 yang paling dekat dgn kita, jadikan mereka anggota kerajaan Sorga, hiduplah penuh kasih sehingga mereka merasakan kasih Kristus dan mereka bertobat, mulailah dari keluarga Anda ^^

4 >> Menjadi Pelita Kalah dengan Kegelapan
Persiapkanlah diri Anda sebelum berusaha menjadi terang di kegelapan biar ga menjadi bulan-bulanan kegelapan…
Caranya : Terus bangun rohani Anda setiap hari sehingga terang itu menjadi sempurna saat kita berhadapan dengan kegelapan.
Contoh : Orang yang belum kuat imannya mau melakukan penginjilan di tempat2 lokalisasi atau tempat2 judi atau tempat hura2 lainnya, yang terjadi bukan orang itu bisa menerangi tempat itu namun orang itu malah jatuh terseret ke dalam dosa…

Nah, di atas adalah contoh menjadi pelita yang tidak sempurna, jadilah pelita yang sempurna seperti Yesus yang turun ke dunia dan menjadi terang di tengah2 kerumunan orang2 berdosa, sehingga banyak yang dipertobatkan & bersama-sama menjadi terang ^^
Pelita akan berfungsi jika ditaruh di tempat yang gelap dan terus menyala menjadi satu titik pengharapan di tengah kegelapan itu... Jadi, selalu jaga Roh dalam diri Anda agar terus menyala-nyala dengan cara :
1.) 3M : Mendengar, Merenung dan Melakukan Firman Tuhan tiap hari, niscaya Anda akan menjadi terang yang sempurna...
2.) Jangan terus meminta berkat tapi jadilah berkat bagi orang lain…
3.) Hiduplah dlm keintiman dgn Tuhan sehingga dari diri Anda yang terpancar adalah buah roh bukan perbuatan2 daging…

Salam Damai Sejahtera dalam Kasih KRISTUS ^^

( By : Gabriel W.A. )

NAMBORU

  1. Yosepha Siaturi, Yolada Siaturi, Yosua Siaturi

Ompu Yosua Sianturi

  1. Ria Sianturi
    22 Agustus 2013Op Yosua Siaturi Br Purba, Budiato Siaturi, Ria Sianturi
    H Br Purba ( Op Yosua )

NARSIS

  1. Yolia Boru Pudan
  2. Yosepha Centil
  3. Yolanda Pose
  4. Foto Oleh : hkbp.or.id/hkbpcinere.com. Foto Penahbisan Pendeta HKBP, Minggu 22 Desember 2013 di HKBP Cinere, Resort Cinere , Distrik VIII Deboskab, Oleh Ompui Ephorus HKBP Pdt Willem TP Simarmata MA, Kadep Koinonia : Pdt Welman P Tampubolon STh, Kadep Marturia : Pdt Marolop Sinaga MTh, Kadep Diakonia Pdt Drs BDF Sidabutar STh, Yang Dihadiri Oleh Staf Kantor Pusat HKBP. Para Bapak Praeses HKBP . Pendeta Sedistri Deboskab dan Sekitarnya, Jemaat HKBP Cinere , Yang di Tahbiskan
    1. Amir Siregar
    2. Amran Marpaung
    3. Anggiat Serasi Gultom
    4. Budianto Sianturi
    5. Budiman Bakara
    6. Diaman Simanjuntak
    7. Goklas Simanungkalit
    8. Harapan Luban Gaol
    9. Robinson Tumanggor
    10. Wandi TM Purba
    11. Parlan Marpaung
    12.Ridon Siagian
    13. Pendy Marbun
    14. Lukber Simatupang
    15. Onna Jonal Silaban
    16. Giat Marisi Simangunsong
    17. Hotman Aritonang
    18.Jonni Panjaitan
    19. Tongam Siahaan
    20. Robinson Marpaung
    21. Sahat Parsaoran Sibuea
    22. Manganar Sitorus
    23. Sariaman Nainggolan
    24. Manganar Sitorus
    25. Tunggul Hutahaean
    26. Ricardo MP Lumbantobing
    27. Marudut Simanjuntak
    28. Osban Silitonga . Sahat Siagian — di HKBP Jl.Bandung Cinere.
  1. Kami Keluarga B Sianturi / Br Banjarnahor, Yosua Alexando Santuri, Yohana Yolanda Sianturi, Yosepha Cintya Bella Sianturi, Yolia Isabel Sianturi Megucapkan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2014 Immanuel

  2. Kel.Bernard Sinaga / D. br.Sidabutar.
    — bersama Nekson M Simanjuntak dan 48 lainnya.
  3. Alur & perjalanan waktu selama setahun hampir berlalu. Sebentar lagi fajar Tahun Baru 2014 akan menyapa kita. Diakhir Tahun 2013 ini, ijinkan cing menyampaikan maaf jika ada kata yang Menoreh hati, jika ada Sikap yang membakar amarah, ada c...Lihat Selengkapnya
    — bersama Budiyanto Tan dan 81 lainnya.
  1. Perayaan Natal Ikatan Mahasiswa Simatupang Boru Bere Universitas HKBP Nommensen ( IKAMSIB MEDAN )
  2. Terimakasih Kluarga ku yang telah membrikan waktunya datang ke penahbisan kami semalam — bersama 
    Penahbisan Pendeta HKBP di HKBP Cinere Minggu 22 Des 2013 Naolo do ahu sai dipagogoi asi ni rohani Debata ma ahu patupahon saluhutnai — bersama 

  3. 3 anak kami siap siap mau berangkat Untuk Perayaan Natal SD HKBP Maranatha Wahidin Baru
  4. With Paraman Charis Joy Marbun Banjarnahor, Cepat Besar ya Paraman kami

    Paduan Suara SD HKBP Maranatha Wahidin Baru Latihan dalam Rangka Festival Rohani Se Kodya Medan, Senin 9 Desember 2013 Semoga Sukses
  5. Sosor Lontung


    Santik juga boruku ini bah
  6. Hurang Cerah otiknai bah Muara Nauli


Saturday, 18 January 2014

APA SEBENARNYA NARSIS ITU

Narsisus

Oh, tentunya semua orang tahu dengan kata “narsis”. Kata ini menjadi gaya atau bahasa yang sering dipakai di setiap kalangan, kecuali orang yang sangat sangat tua. Bisa dikatakan artinya “suka diri”. Tetapi apakah kita tahu tentang asal mula kata ini?

Kata ini berasal dari seorang tokoh fiksi Yunani yang bernama Narsisus. Singkat cerita, ia merupakan tokoh fantasi yang entah karena kutukan atau kenapa, jika setiap memandang wajahnya sendiri di permukaan air, ia kagum. Ia sangat menyukai dengan ketampanan parasnya. Ia jatuh cinta pada dirinya sendiri. Orang lain tidak ia abaikan. Ia sampai ingin wajahnya itu menjadi nyata sehingga ia bisa memandangnya kapanpun itu. Dan tentu, setelah ia tahu bahwa, ia tidak dapat memiliki wajahnya sendiri (karena memang hanya bayangannya saja di air), ia menjadi stress dan mengalami keterpurukan dalam hidupnya. Terakhir ia berkata sambil memandang mesra ke permukaan air, “Selamat tinggal, wajah yang aku cintai dengan sia-sia!” Lalu maut menjemputnya.

Pelajaran yang dapat diambil adalah mencintai diri sendiri itu baik tapi asal jangan sampai berlebihan. Kita tidak dapat meminta wajah kita secantik atau setampan siapa, tubuh kita apakah proporsional atau tidak ataupun kehidupan kita seperti apa kepada Tuhan. Karena hidup kita itu benar-benar ditentukan dan diatur oleh Tuhan sendiri. Kita hidup di Negara apa, jenis kelamin apa, berapa bersaudara, memiliki karakter yang bagaimana, dan lain-lain.

Yang perlu kita lakukan adalah bersyukur dengan segala apa yang ada pada diri kita, mau seperti apapun itu. Lalu mengembangkannya agar serupa dengan panutan hidup kita, Yesus Kristus. Mencari tahu mengapa kita bisa ditempatkan dan hidup di dunia seperti ini.

Kita tahu bahwa manusia memiliki 4 karakter (Sanguinis, Melankolis, Koleris, Phlegmatis) syukurilah itu apabila kita memiliki salah satu karakter, karena masih banyak di luar sana orang yang tidak waras atau gila serta kelainan sejak lahir (contohnya autisme).

Kita tahu bahwa ada orang yang bertubuh tinggi, pendek, gemuk, kurus, pesek, mancung, mata minus/plus, normal. Syukurilah itu, karena orang di luar sana banyak yang tidak punya tangan atau kaki, cebol atau gigantisme, obesitas (kegemukan) atau kekurusan (kurang gizi), buta, lumpuh, dan lain-lain! Kita patut menjaga dan merawat tubuh kita dengan baik apabila diberikan oleh Tuhan tubuh yang normal, sehingga tidak sakit dan menyinyiakannya, kemudian meperhatikan kesehatan dengan makan-makanan yang bergizi, menghindarkan dari segala apapun yang membuat diri kita menjadi rusak.

Nah, bila paras kita cantik / tampan, kita bertubuh normal, memiliki banyak talenta yang orang lain tidak dapat lakukan. Lalu, kita jarang berbuat dosa, banyak melakukan firman Tuhan dengan baik, pokoknya sempurna dah. Kemudian oleh karena ini kita begitu mencintai diri kita, Bukannya bersyukur karena Tuhan yang mengizinkan itu terjadi, malah sombong dan berpikir bahwa itu usaha sendiri. Maka kita itu seperti kaum farisi, mereka berdoa bersyukur karena bisa taat beribadah, tidak seperti pencopet/perampok, pembunuh, atau orang-orang jahat. Apakah yang Tuhan rasakan? Tuhan mengecam orang seperti itu, Tuhan jijik dengan orang yang seperti itu. Dan kita harus sadar diri akan hal itu.

Intinya adalah mari kita bersyukur / tidak usah bersungut-sungut maupun iri dengan keadaan orang lain, tetapi kita juga tidak boleh bangga apabila diri kita lebih baik dari orang lain. Akan tetapi saling membantu, saling mendorong untuk serupa dengan Tuhan kita, Yesus Kristus. Amin

Amsal 31:30a
Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia” tetapi orang yang inner beauty-nya memancar karena sungguh takut akan Tuhan karena perbuatanNya yang luar biasa dan ajaib, dipuji-puji.

Valentine Day dan SEJARAHYA

Sejarah Hari Valentine

Asal mula hari Valentine tercipta pada jaman kerajaan Romawi. Menurut adat Romawi, 14 Februari adalah hari untuk menghormati Juno. Ia adalah ratu para dewa dewi Romawi. Rakyat Romawi juga menyebutnya sebagai dewi pernikahan. Di hari berikutnya, 15 Februari dimulailah perayaan 'Feast of Lupercalia.'

Pada masa itu, kehidupan belum seperti sekarang ini, para gadis dilarang berhubungan dengan para pria. Pada malam menjelang festival Lupercalia berlangsung, nama-nama para gadis ditulis di selembar kertas dan kemudian dimasukkan ke dalam gelas kaca. Nantinya para pria harus mengambil satu kertas yang berisikan nama seorang gadis yang akan menjadi teman kencannya di festival itu.

Tak jarang pasangan ini akhirnya saling jatuh cinta satu sama lain, berpacaran selama beberapa tahun sebelum akhirnya menikah. Dibawah pemerintahan Kaisar Claudius II, Romawi terlibat dalam peperangan. Claudius yang dijuluki si kaisar kejam kesulitan merekrut pemuda untuk memperkuat armada perangnya.

Ia yakin bahwa para pria Romawi enggan masuk tentara karena berat meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Akhirnya ia memerintahkan untuk membatalkan semua pernikahan dan pertunangan di Romawi. Saint Valentine yang saat itu menjadi pendeta terkenal di Romawi menolak perintah ini.

Ia bersama Saint Marius secara sembunyi-sembunyi menikahkan para pasangan yang sedang jatuh cinta. Namun aksi mereka diketahui sang kaisar yang segera memerintahkan pengawalnya untuk menyeret dan memenggal pendeta baik hati tersebut.

Ia meninggal tepat pada hari keempat belas di bulan Februari pada tahun 270 Masehi. Saat itu rakyat Romawi telah mengenal Februari sebagai festival Lupercalia, tradisi untuk memuja para dewa. Dalam tradisi ini para pria diperbolehkan memilih gadis untuk pasangan sehari.

Dan karena Lupercalia mulai pada pertengahan bulan Februari, para pastor memilih nama Hari Santo Valentinus untuk menggantikan nama perayaan itu. Sejak itu mulailah para pria memilih gadis yang diinginkannya bertepatan pada hari Valentine

Lembut VS Keras Sebuah Ilustrasi

Kemenangan Si Air (2 Timotius 2:25 ; 1 Petrus 3:4)

Besi dan air bersahabat,tetapi suatu hari mereka sepakat untuk menguji kebiasaan masing-masing.Besi sangat yakin bahwa dia akan mengalahkan air,sedangkan air dengan rendah hati menerima tantangan sahabatnya itu.untuk pertandingan yang pertama,besi menantang air berlomba menembus gua yang tertutup oleh batu yang keras.siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka,maka ia adalah pemenangnya.Besi dan air pun mulai berlomba.besi mulai beraksi menunjukkan kekuatannya,ia menyerang bebatuan dengan membentur-benturkan dirinya,kerasnya benturan si besi membuat bebatuan runtuh sedikit demi sedikit,tetapi si besi mengalami luka-luka.sementara air melakukan tugasnya dengan lembut,ia menetes sedikt demi sedikit untuk melawan kekerasan bebatuan itu.ia mengikis bebatuan dengan kelembutannya sehingga bebatuan tidak menyadari perbuatan si air yang sedang bekerja membuat celah yang kecil supaya ia dapat lewat tanpa merusak.Air pun memenangkan pertandingan karena ia sampai di dalam tanpa terluka sedikit pun.
Pertandingan yang kedua,mereka sepakat untuk melalui berbagai celah sempit supaya bisa tiba di dasar gua. Si besi kembali membanggakan kekuatannya.Ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat.Si besi mulai berputar menembus celah-celah menuju dasar gua,tetapi batu yang ada cukup sulit untuk ditembusnya.semakin keras si besi berputar semakin hancur batu menuju dasar gua itu,tetapi si besi semakin terluka.Namun air dengan santai mengubah bentuknya mengikuti celah-celah yang ada.bentuknya yang bisa berubah memberinya keleluasaan untuk bergerak tanpa terluka.Si air pun tiba lebih awal di dasar gua dan memenangkan pertandingan yang kedua.
Pada pertandingan ketiga mereka harus bisa menyeberangi lembah yang terhampar cukup luas.Besi yang merasa kesulitan untuk mengatasi rintangan ini berkata kepada air,"Skor kita 2:0.Aku akan mengakui kehebatanmu jika kau dapat melalui rintangan yang terakhir ini dengan baik!"Air berpikir bahwa pertandingan ketiga ini juga terasa sangat sulit baginya tetapi kemudian ia membiarkan sang mentari membantunya menguap,kemudian ia menjadi awan.dengan bantuan angin,awan itu terbang ke seberang lembah,kemudian turun sebagai titik-titik hujan di seberang lembah.Kini air mendapat kemenangan secara penuh.
Seharusnya hidup kita menjadi seperti air,mampu menembus kehidupan yang keras dengan kelembutan,kelenturan dan bersedia berubah ketika dituntut untuk berubah.Jangan sampai kita melukai diri sendiri dan orang yang ada di sekitar kita ketika kita ingin mencapai apa yang kita inginkan.Kekerasan bukanlah jalan yang harus ditempuh orang percaya,karena itu malah akan menimbulkan satu masalah baru,hendaklah kita selalu ingat bahwa hati manusia lebih mudah diubah ketika disentuh dengan kasih yang lembut,bukan dengan kekerasan yang otoriter. . . .